“Wahai orang-orang yang beriman! Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, dan keras, yang tidak durhaka kepada Allah terhadap apa yang Dia perintahkan kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” (QS At-Taḥrim [66]:6).
Berangkat dari firman Allah tersebut, pada hari Sabtu 23 Oktober 2021 Yayasan Ukhuwah Islamiyah menggelar Pembinaan Guru & Karyawan dengan tema parenting “Mengokohkan Keluarga Pendidik”. Dengan mendatangkan narasumber yang merupakan seorang dosen Psikologi Universitas Mercu Buana Jakarta, Muhammad Iqbal, Ph.D, kajian parenting ini mendapat antusiasme dari segenap guru dan karyawan 7 Unit Yayasan Ukhuwah Islamiyah.
Jika diambil benang merah dari materi yang disampaikan oleh narasumber, untuk mengokohkan peran keluarga sebagai muasal peradaban, dimulai dari menguatkan hubungan antara suami dan istri. Sebab suami dan istri adalah garda terdepan di mana generasi-generasi unggul akan lahir, tumbuh, dan berkembang menjadi pribadi yang matang melanjutkan estafet dakwah kedua orang tuanya. Jika pondasi rumah tangga (pernikahan yang kokoh) ini rapuh, maka rumah yang seharusnya menjadi surga bagi suatu keluarga, akan terasa sebaliknya.
Perjuangan sebagai pendidik di sekolah dan di rumah -utamanya- masih sangat panjang insya Allah. Semoga Allah menjaga keluarga kita semua di manapun berada, apapun ujian yang mewarnai masing-masing keluarga. Yang dengannya (ujian itu), semoga Allah tinggikan derajat kita di hadapanNya. Aamiin.
Wallahu a’lam bish shawab.