Penulis : Retno Mufadhilah, S.Pd
07 Agustus 2026, Alhamdulillah telah terlaksana tes kenaikan jilid adz dzikro. Adz dzikro merupakan metode membaca alqur’an yang diinisiasi oleh Yayasan ukhuwah Islamiyah. Yang digunakan oleh seluruh unit sekolah dari SDIT, SD2, SMPIT dan SMAIT Al Uswah. Metode adz dzikro terdiri dari jilid 1-5, Alqur’an, ghorib dan tajwid.
Di kelas X, saat awal mereka masuk sekolah, diadakan placement tes metode adz dzikro untuk memetakan para siswa masuk di jilid berapa. Kemudian dari tanggal 13 Juli sampai 07 Agustus 2026 diadakan matrikulasi metode adz dzikro. Matrikulasi sendiri bertujuan menyiapkan anak-anak agar bisa membaca alqur’an dengan baik dan benar sebelum menghafalkan al-qur’an.
Adapun matrikulasi alqur’an sendiri terbagi menjadi beberapa kelompok. Ada kelompok jilid, alqur’an, dan persiapan tahsih/tashih. Untuk kelompok jilid, setiap hari senin-kamis siswa-siswi mendapatkan materi adz dzikro, lalu hari jum’atnya ada murojaah hafalan SMP agar tidak terlupa. Lalu untuk kelompok Alqur’an, senin selasa materi, rabu-jum’at hafalan baru. Khusus untuk siswa persiapan tashih dan tashih, hari senin materi pengenalan adz dzikro, lalu selasa-jum’at hafalan baru.
Tindak lanjut atau target dari matrikulasi adz dzikro ini adalah harapannya anak-anak minimal bisa tes kenaikan jilid ke jilid lebih tinggi. Lalu diadakannya tes kenaikan jilid adz dzikro oleh Koordinator Al qur’an SMAIT Al Uswah. Dari kelas X ini peserta yang layak naik jillid ada 22 siswa. Dari total seluruh kelas X yakni 119. Lalu yang naik 14 siswa.
Untuk peserta yang belum naik jilid meskipun masa matrikulasi selesai, tetap melanjutkan materi matrikulasi Adz dzikro di jam pembelajaran al-qur’an reguler. Dengan pembagian waktu yakni hari senin-selasa materi adz dzikro, rabu-jum’at menambah hafalan baru.
