Lompat ke konten

SMAIT AL USWAH

65 SISWA SMAIT AL USWAH SURABAYA DILANTIK JADI PRAMUKA PENEGAK LAKSANA DI PUNCAK GUNUNG PUNDAK

Penulis : Nibras Fuadi Muwwaqor, M.Si.

Agenda Laksana sebagai agenda rutin tahunan Dewan Ambalan SMAIT AL USWAH Surabaya tahun ini dikemas secara berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Ustadz Nibras Fuadi Muwwaqor atau yang sering disapa Ustadz Aqor menyampaikan, “Agenda Laksana tahun ini memang sedikit menjadi kejutan buat panitia dan peserta. Para panitia sempat kami (pembina satuan) tantang bagaimana kalau Laksana diadakan diluar kota dan ada pendakian ke Gunung, dan Alhamdulillah para panitia dengan tekad dan semangat membara mereka menyampaikan ‘Siap’”. Setelah berdiskusi panjang dengan para panitia, dilaksanakan open recruitment dan banyak dari peserta antusias untuk mendaftar.

Sebelum mengikuti acara inti Laksana, peserta harus mengikuti agenda Pra-Laksana yang terdiri dari tugas fisik, ketuntasan Syarat Kecakapan Umum (SKU), dan pastinya harus sudah memegang status sebagai Pramuka Penegak Bantara.

Acara inti Laksana diadakan pada Hari Jumat (26/9/2025) dengan diawali agenda backpacker dari Surabaya sampai ke Bunderan Pacet. Para peserta Laksana hanya dibekali uang terbatas untuk memilih transportasi umum apa yang harus mereka gunakan agar dapat mengantarkan mereka di lokasi yang dituju. Peserta dibagi menjadi beberapa kelompok, beberapa kelompok ada yang menggunakan moda kereta api ada juga yang menggunakan bus Trans Jatim. Setelah sampai di Bunderan Pacet, semua peserta menjalani long march sampai ke Base Camp pendakian Gunung Pundak untuk mendirikan tenda. Di base camp peserta bermalam dan menjalin keakraban bersama melalui agenda memasak dan penguatan materi kepenegakan.

Sabtu (27/9/2025) pagi seluruh peserta dan panitia summit ke puncak Gunung Pundak untuk menguji ketangguhan dan kekompakan antar peserta dengan target melaksanakan Prosesi Pelantikan Penegak Laksana di puncak.

Alhamdulillah tepat pukul 10.00 WIB semua peserta berhasil mencapai puncak dengan segala cerita perjalanan mereka selama pendakian. Di ketinggian 1585 mdpl dan disaksikan gagahnya puncak Gunung Welirang, suasana semangat dan penuh khidmat menyelimuti Puncak Gunung Pundak, saat 65 siswa kelas XI resmi dilantik menjadi Pramuka Penegak Laksana.

Akram Bachmid (kelas XI A1) mewakili peserta menyampaikan kesan bahwa, “Agenda Laksana tahun ini menguji fisik dan membangun empati kepada sesama teman, karena selama longmarch dan pendakian dilewati dengan kebersamaan”

Haryo Azka Prabasworo (kelas XII C) yang menjadi panitia Laksana tahun ini menyampaikan kesan, “Agenda Laksana tahun 2025 ini Alhamdulillah berjalan lancar dan sukses. Banyak peserta yang merasa bahwa kegiatan Laksana tahun ini berjalan sangat seru. Harapan untuk Laksana tahun depan semoga acaranya bisa lebih seru dan bisa lebih menarik lagi.”

Kegiatan tahunan yang digelar oleh Dewan Ambalan SMAIT Al Uswah Surabaya ini bukan sekedar seremonial, tetapi momen penting dalam membentuk karakter pribadi islam, kedisiplinan, dan jiwa pemimpin dan jiwa pemimpin dari siswa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *