Penulis : Evi Fuji Andini, S.Pd.,Gr.
Raker tahun ini bertemakan ‘Meningkatkan Kapasitas
Melejitkan Kualitas’. Dengan tema tersebut kami berharap kualitas seluruh guru
SMAIT Al Uswah Surabaya meningkat dan membawa perubahan lebih baik dalam
mengawal karakter dan akademik siswa. Raker dilaksanakan selama 2 pekan dari
tanggal 30 Juni 2025 sampai 12 Juli 2025. Raker dilaksanakan di ruang 12 SMAIT
Al Uswah Surabaya.
Pada agenda Raker kali ini sekolah menghadirkan
pemateri sebagai berikut: 1) Ustadz Muhalimin Mahir, Lc., MA. menyampaikan
tentang kemulyaan seorang guru sebagai bekal akhir zaman. 2) Tutus Wahyu
Widagdo, M.PSDM. menyampaikan tentang public speaking sebagai bekal guru
saat home visit ke rumah orang tua siswa. 3) Ahmad Faiz, S.Si., M.Pd.
menyampaikan tentang pengawalan karakter siswa dalam mendidik khususnya pada
fase usia 16–18 tahun. 4) Anglis Ayu Anjarsari, M.Psi. menyampaikan tentang layanan
pendidikan sesuai usia dan fithrahnya dari sudut pandang psikolog. 5) Moch.
Edris Effendi, S.Si., M.PSDM. menyampaikan tentang model pembelajaran ADLX dan
pendekatan TERPADU. 6) Bagus Setyawan, S.Kom. menyampaikan tentang penggunaan
Us Learning dalam rangka persiapan digitalisasi pembelajaran.
Agenda Raker di SMAIT Al Uswah Surabaya tahun ini
terdapat hal yang berbeda. Jika sebelumnya agenda salat sunnah dhuha dan
tilawah dilakukan secara mandiri, sehingga ada yang di musala dan ada yang di
ruang kerja masing-masing. Tahun ini pelaksanaan salat sunnah dhuha dan tilawah
dilakukan secara bersama di hall kemudian dilanjut dengan adanya morning
charger yang dilakukan ustadz/ustadzah secara bergiliran. Dengan demikian,
sekolah berharap selama ustadz/ustadzah melakukan aktivitas Raker diliputi
dengan keberkahan Allah swt.
Alhamdulillah sebanyak 37 guru yang mengikuti Raker
sangat antusias. Hal tersebut ditunjukkan saat sesi tanya jawab dan menyimak
pemaparan dengan serius. Semoga dengan adanya hal positif ini bisa berlanjut
sampai satu tahun ke depan dalam pengawalan karakter dan akademik siswa. Dan
semoga seluruh guru dan siswa diberikan keistikomahan dalam kebaikan.